METROklik – Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumayar, SE, M. I. Kom, menghadiri Pelaksanaan penyaluran bantuan atensi dari kementrian sosial (Kemensos) RI untuk Kota Tomohon yang bertempat di kelurahan Kinilow, Kamis (12/03/2026).
Sambutan Walikota Tomohon yang dibacakan oleh Wakil Walikota Tomohon, bantuan atensi ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan terutama bagi kelompok lanjut usia, anak anak, penyandang disabilitas serta kelompok masyarakat rentan.
“Tujuannya untuk meningkatkan kemandiriannya penerima manfaat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi upaya terpadu untuk meningkatkan keberfungsian sosial,” ujarnya.
Wawali mengatakan, bagi cluster lanjut usia, bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar serta memberikan dukungan agar para lansia tetap dapat menjalani kehidupan secara layak, sehat, dan bermartabat.
Bagi cluster anak, hal ini merupakan bentuk perlindungan negara guna memastikan bahwa setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, serta mendapatkan lingkungan yang aman dan mendukung masa depan mereka.
Bagi cluster penyandang disabilitas, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian, meningkatkan akses terhadap layanan sosial, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Demikian pula bagi kelompok masyarakat rentan lainnya, program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam upaya pemerintah untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memperoleh perhatian dan perlindungan sosial yang layak.
“Kepada para penerima bantuan diharapkan agar program bini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjadi semangat baru untuk terus menjalani kehidupan dengan penuh harapan dan optimisme,” pinta Wawali.
Jenis jenis bantuan yang di berikan berupa : kasur, bantal kepala, bantal guling, seprei, karpet, mesin jahit, beras 20kg, paket sembako dalam kardus, minyak goreng, mie instan kardus, dan lemari jualan, sepatu sekolah dan tas sekolah untuk para pelajar anak. Dalam kegiatan tersebut diberikan kepada penerima yang berjumlah 110 orang. (hep)







