METROklik – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulut, terus memperluas literasi digital menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Seperti baru-baru ini berkontribusi nyata dengan menggerakkan UMKM, pada perayaan Paskah Nasional di Kota Manado.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Joko Supratikto, menegaskan bahwa keterlibatan BI dalam Paskah Nasional 2026 bukan sekadar partisipasi seremonial, tetapi bagian dari strategi untuk memperkuat ekonomi daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus mendorong konsumsi lokal. Selain itu, momentum Paskah Nasional 2026 menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan semangat berbagi,” ujar Joko.
Dia menambahkan, partisipasi BI Sulut dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas, ketika dipadukan dengan inovasi digital, pemberdayaan UMKM dan peningkatan literasi, akan menciptakan dampak nyata menuju ekonomi yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Diketahui, sebanyak 15 UMKM binaan BI hadir dalam kegiatan Paskah Nasional tersebut. Produk kuliner dan kreatif menjadi bagian dari pengalaman kolektif masyarakat dalam perayaan tersebut.
Sebanyak 8.396 transaksi QRIS tercipta hanya dalam satu hari menjadikan Paskah Nasional 2026 sebagai momentum percepatan ekonomi digital di Sulawesi Utara.
Inovasi yang paling menarik perhatian publik adalah program Scan QRIS Rp26, di mana masyarakat cukup melakukan transaksi digital senilai Rp26 untuk memperoleh voucher belanja produk UMKM sebesar Rp20.000. (hep)







