METROklik – Bedah buku MANGUNI Vol 5 yang digelar Perpustakaan BI Sulut sangat menyentuh Generasi Z di era digital menghadapi berbagai tekanan dan kompleksitas hidup, mulai dari tuntutan akademik hingga ketidakpastian ekonomi.
Hal ini sebagaimana dikatakan
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNSRAT, Ralfie Pinasang saat membuka kegiatan, Kamis (23/04/2026).
“Generasi Z bukan generasi yang lemah, melainkan generasi yang adaptif dan kreatif dengan potensi besar. Karena itu, literasi menjadi fondasi penting untuk membentuk cara berpikir kritis serta mendorong keberanian untuk belajar, mencoba, dan bangkit kembali, sehingga sinergi Bank Indonesia dan GenBI dalam penguatan literasi mahasiswa layak diapresiasi sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang tangguh dan produktif,” paparnya.
Sementara penulis buku Almira Bastari yang membedah karyanya berjudul “Home Sweet Loan” . Sebagai informasi, karena kesuksesan penerbitan buku tersebut, kisah di dalam buku dengan judul yang sama diangkat ke layar lebar pada tahun 2024 dan banyak mendapatkan penghargaan.
Dalam pemaparannya, Almira Bastari menjelaskan bahwa buku tersebut merepresentasikan realitas kehidupan generasi muda, khususnya Gen Z yang dihadapkan pada tekanan finansial, tuntutan kemandirian dan dinamika kehidupan urban.
Lebih lanjut, disampaikan pula bahwa perjalanan hidup generasi muda tidak selalu berjalan mulus, melainkan melalui proses bertahan di tengah keterbatasan, bangkit dari berbagai tantangan serta terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat dan bijaksana.
Diketahui kegiatan bedah buku ini dihadiri ratusan mahasiswa dan komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). (hep)







