Geopolitik di Timur Tengah, Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

0
13

METROklik – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat, turut memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia secara global, karena berdampak pada pasokan energi dunia, khususnya minyak.

Hal ini dikatakan Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Sulut Joko Supratikto, pada kegiatan Bincang Media SENJA (Sinergi dan Jalin Kolaborasi Bersama Media), Selasa (21/07/2026).

Lanjut Joko, situasi tersebut membuat sejumlah bank sentral di berbagai negara memperketat kebijakan moneternya dengan menaikkan suku bunga guna meredam tekanan inflasi. Di saat yang sama, penguatan dolar Amerika Serikat mendorong investor mengalihkan dananya ke aset yang dianggap lebih aman (safe haven), sehingga memberi tekanan terhadap mata uang berbagai negara, termasuk rupiah.

“Kendati begitu, pertumbuhan ekonomi nasional masih ditopang oleh permintaan domestik yang kuat, konsumsi rumah tangga yang stabil, belanja pemerintah, serta investasi yang terus membaik,” ucapnya

Selain itu, ketahanan eksternal Indonesia juga dinilai tetap terjaga melalui cadangan devisa yang memadai, kembali masuknya aliran modal asing (capital inflow), serta stabilitas nilai tukar rupiah yang terus dipertahankan melalui berbagai kebijakan Bank Indonesia.

“Memang tidak mudah. Namun dengan berbagai langkah yang dilakukan Bank Indonesia, kami meyakini kondisi ekonomi Indonesia tetap dapat dijaga agar stabil dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat,” katanya.

Sebagai respons terhadap dinamika global, Bank Indonesia telah menempuh berbagai langkah, termasuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75 persen sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memastikan inflasi tetap berada pada sasaran nasional sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

Menurut Joko, kebijakan moneter tersebut tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas rupiah, tetapi juga mempertahankan daya beli masyarakat dengan memastikan inflasi tetap terkendali.

“Kebijakan moneter kami diarahkan untuk menjaga stabilitas, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap didorong agar pertumbuhan ekonomi terus berjalan,” ungkapnya. (hep)

IMG-20260713-191945 IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here