METROklik – UMKM Sulawesi Utara menunjukkan perkembangan positif di tengah semakin terbukanya peluang pasar nasional dan internasional.
Peningkatan penjualan, penguatan branding produk lokal hingga perluasan akses pasar global menjadi indikator semakin kompetitifnya UMKM daerah.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto mengatakan, perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi pelaku UMKM Sulut untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
“UMKM Sulawesi Utara turut menunjukkan kinerja positif melalui peningkatan penjualan, penguatan branding produk lokal, serta perluasan akses pasar global,” kata Joko.
Menurutnya, penguatan branding menjadi bagian penting dalam membawa produk lokal agar tidak hanya dikenal di Sulawesi Utara, tetapi mampu mendapatkan tempat di pasar nasional bahkan internasional.
Sejumlah produk unggulan Sulut pun mulai menunjukkan hasil. Kain Pinawetengan, misalnya, mencatat penjualan Rp110,3 juta dalam pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Angka tersebut meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan capaian 2025.
Di sektor komoditas, produk vanila Sulawesi Utara juga mulai membuka akses ke pasar luar negeri melalui business matching. Peluang pasar berhasil terbuka ke Malaysia, Jepang dan Korea Selatan.
Sementara produk kopi daerah seperti Kopi Arabica Tomohon dan Kopi Robusta Gunung Ambang turut mendapat eksposur dan peluang jejaring pasar yang lebih luas.
Joko menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa produk UMKM Sulut memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung penguatan kualitas, branding, inovasi dan jejaring bisnis.
Bank Indonesia, lanjutnya, akan terus mendorong UMKM Sulawesi Utara agar semakin adaptif dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, digitalisasi serta penguatan ekosistem usaha.
Dengan semakin terbukanya akses pasar global, produk unggulan Sulawesi Utara diharapkan mampu naik kelas dan menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan identitas lokal ke pasar dunia. (hep)









