Pemkab Bolsel dan BI Sulut Bersinergi, Kendalikan Inflasi dengan Langkah 4K

0
53

METROklik – Pemkab Bolsel dan BI Sulut terus bersinergi, melalui TPID Bolsel melakukan pengendalian inflasi dengan langkah 4K. (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi efektif).

Hal ini dikatakan Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru pada High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2026.

“TPID Bolsel telah melakukan berbagai langkah strategis, meliputi keterjangkauan harga melalui Gerakan Pangan Murah, terutama menjelang HBKN Idul Fitri 2025 dan April 2026 lalu,” ujar Kamaru.

Lanjut dia, pemerintah daerah Bolsel, terus menghadirkan pelayanan publik yang akuntabel, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Oleh sebab itu telah meminta aparatur pemerintah hingga sangadi di desa menjadi contoh dalam penggunaan transaksi digital.

Menurutnya, harga cabai di Bolsel sempat mengalami kenaikan dan kelangkaan, namun kondisi tersebut tidak terlalu mempengaruhi perekonomian masyarakat.

Pemkab Bolsel juga terus mendorong pengembangan komoditas jagung dengan produksi mencapai 40,5 ton guna membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain itu, pemerintah daerah juga memperhatikan ketersediaan cadangan pangan daerah serta memastikan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha masih dalam kondisi normal.

Bolsel sendiri dikenal sebagai daerah penghasil cabai, lemon ikan, serta daun woka, khususnya dari wilayah Pinolosian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kamaru juga menyoroti kelangkaan BBM solar yang mulai dikeluhkan nelayan di Bolsel.

“Yang langka sekarang BBM solar. Nelayan sudah mulai mengeluh. Ada tiga SPBU dan kami minta agar pelayanan diprioritaskan untuk masyarakat Bolsel,” tegasnya. (hep/*)

IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here