2.362 Rekening Baru Selama BIK, OJK Terus Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan

0
3967

METROklik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo), terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui berbagai kegiatan.

Selama pelaksanaan Bulan Inklusi Nasional (BIK) di Sulut sejak September hingga Oktober 2025, OJK Sulutgo
mencatat 2.362 pembukaan rekening baru, 196 rekening efek dan 584 kredit/pembiayaan baru.

Hal ini sebagaimana dikatakan Kepala OJK Sulutgo, Robert Sianipar pada acara puncak Bulan Inklusi Keuangan Sulut, di atrium Megamall Jumat (24/10/25).

“Sejak bulan September hingga pelaksanaan hari ini, rangkaian kegiatan BIK 2025 di Sulut telah dilaksanakan secara masif oleh OJK, Industri Jasa Keuangan dan stakeholder terkait. Seluruh kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan, mendorong pembukaan rekening, serta memperluas akses keuangan secara merata kepada seluruh segmen masyarakat,” ujar Sianipar.

Dia menjelaskan, ada beberapa tujuan dilaksanakannya BIK secara nasional. Pertama adalah membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat, khususnya masyarakat daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kemudian mengampanyekan budaya menabung; Meningkatkan pemahaman dan awareness masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan; Mendorong pembukaan rekening serta penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan; Memublikasikan program literasi dan inklusi keuangan serta pelindungan konsumen; dan Meningkatkan aliansi strategis dengan stakeholders terkait.

“Di Sulut, OJK Sulutgo turut meningkatkan literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan dengan menyasar segmen prioritas, pembentukan duta literasi keuangan, pemanfaatan sarana edukasi bergerak seperti SiMOLEK serta mendorong perekonomian daerah melalui program pengembangan ekonomi daerah,” terangnya

Sianipar mengatakan, selama bulan Januari hingga saat ini, terdapat 91 kegiatan edukasi dan menjangkau 695.910 orang peserta yang dilaksanakan oleh kantor OJK Sulutgomalut bersama Industri Jasa Keuangan beserta stakeholder terkait. Dari 91 kegiatan terdapat 18 kegiatan inklusi keuangan dengan perluasan akses keuangan kepada 4.527 peserta.

Pada puncak BIK 2025, 24-25 Oktober 2025, digelar Financial Expo (FinEXPO) Sulawesi Utara 2025. FinEXPO Sulut menghadirkan 25 booth pameran industri jasa keuangan dari perbankan, perusahaan pembiayaan, pasar modal, asuransi, dan pergadaian, serta booth dari Bank Indonesia.

“FinEXPO yang kita laksanakan hari ini merupakan showcase nyata dari sinergi antara OJK, Bank Indonesia, dan Lembaga Jasa Keuangan melalui FKIJK Sulawesi utara. Lebih dari sekadar pameran, FINEXPO adalah ruang interaksi, ruang edukasi, sekaligus ruang kolaborasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal,” jelas Robert. (hep)

iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here