Soal Harga Kopra, Pemerintah Jangan Tidur

0
695

 

METROklik Amurang – Harga kopra yang semakin anjlok saat ini di Sulut, terus mendapat sorotan dari petani setempat.

Roby Lintong, tokoh masyarakat Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meminta pemerintah jangan tidur menyikapi harga kopra yang saat ini sudah mendekati Rp3.000 per kilogram. “Pemerintah jangan hanya fokus urusan politik, tapi harus melihat nasib petani kelapa,” sindirnya.

Mantan Hukum Tua Desa Tenga ini meminta, pemerintah baik di Kabupaten Minsel dan Propinsi Sulut harus cari solusi bagaimana menaikkan harga kopra. “Jangan selalu mengatakan harga kopra tidak bisa diintervensi, karena mengikuti harga pasaran dunia,” tandas Lintong.

Dia menambahkan, persoalan ini sangat riskan. Sebab harga minyak kelapa yang dijual saat ini di Sulut untuk kemasan sederhana tetap Rp11.000 per liter. “Artinya jika kopra turun, seharusnya harga minyak kelapa juga turun. Tapi yang terjadi tidak begitu,” urainya.

Jadi, pemerintah harus cepat bertindak, karena harga kopra saat ini tidak menguntungkan petani lagi. Yang diuntungkan hanya pabrikan. Sementara biaya produksi untuk membuat kopra sangat besar, hitung-hitungan petani kelapa sangat rugi. (*)

Penulis : Meittie
Editor. : Gaudentius

IMG-20240617-WA0052

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here