Pemkab Minahasa Genjot PAD Pajak dan Retribusi

METROklik Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, terus mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.

Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi didampingi Sekda Jeffry R Korengkeng SH MSi, mengumpulkan sejumlah pejabat di empat instansi terkait dalam rapat evaluasi di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (10/7/201().

Instansi yang dimaksud yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tondano.

Rapat ini digelar khusus untuk membahas penerimaan dan pendapatan dari masing-masing instansi tersebut. “Pertemuan ini dalam rangka optimalisasi PAD, sehingga kita perlu melakukan evaluasi penerimaan pendapatan dari empat instansi ini,” ungkap Wabup RD dalam wawancara usai pelaksanaan rapat.

Pendapatan yang dievaluasi kali ini meliputi penerimaan dari semua sektor pajak daerah, retribusi, hingga dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Dengan adanya evaluasi setiap penerimaan dan pendapatan maka dapat diketahui faktor-faktor apa yang menjadi penyebab kurang optimalnya penerimaan pendapatan. Sehingga kita dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan PAD,” tandas Wabup. [rensy]

Editor :

METROklik Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, terus mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.

Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi didampingi Sekda Jeffry R Korengkeng SH MSi, mengumpulkan sejumlah pejabat di empat instansi terkait dalam rapat evaluasi di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (10/7/201().

Instansi yang dimaksud yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tondano.

Rapat ini digelar khusus untuk membahas penerimaan dan pendapatan dari masing-masing instansi tersebut. “Pertemuan ini dalam rangka optimalisasi PAD, sehingga kita perlu melakukan evaluasi penerimaan pendapatan dari empat instansi ini,” ungkap Wabup RD dalam wawancara usai pelaksanaan rapat.

Pendapatan yang dievaluasi kali ini meliputi penerimaan dari semua sektor pajak daerah, retribusi, hingga dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Dengan adanya evaluasi setiap penerimaan dan pendapatan maka dapat diketahui faktor-faktor apa yang menjadi penyebab kurang optimalnya penerimaan pendapatan. Sehingga kita dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan PAD,” tandas Wabup. [rensy]

Editor : Gaudentius

 

(Visited 7 times, 1 visits today)
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan