TPID Sulut Gelar High Level Meeting

0
377

METROklik Manado – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut menggelar kegiatan High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sulut, di gedung BI, Rabu (26/02/2020).

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dihadiri Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Bupati Sitaro Evangelian Sasingen, dan perwakilan dari kabupaten dan kota.

Gubernur Olly saat membuka kegiatan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama mengawal laju inflasi di Sulut. “Buat apa pertumbuhan ekonomi baik, tetapi inflasi juga naik ke atas jadi tidak ada nilai tambah,” ujarnya.

Dia menekankan, pentingnya pengendalian inflasi untuk menekan jurang kesenjangan. Dengan terkendalinya inflasi, masyarakat penghasilan rendah tetap dapat menjangkau kebutuhan.

Olly, selaku Ketua TPID Provinsi Sulut, mengingatkan kembali pentingnya prinsip ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K).
“Kerja sama perlu ditingkatkan lebih jauh agar target dan pencapaian ekonomi di Sulut bisa terwujud,” jelasnya.

Sementara Kepala BI Perwakilan Sulut Arbonas Hutabarat mengatakan, Kota Manado mengalami deflasi 0,09 persen pada Januari 2020. Kondisi itu sejalan dengan penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 105,90 pada Desember 2019 menjadi 105,85 pada Januari 2020.

“Deflasi Kota Manado pada Januari 2020 dipengaruhi oleh penuruhan di kelompok transportasi udara yang tercatat deflasi 3,43% pada Januari 2020,” jelasnya.

Arbonas pun mengajak semua kabupaten dan kota untuk sama-sama mengendalikan inflasi. “Caranya diantaranya, gemar menanam tomat dan cabe. Karena 2 komoditi ini jika harganya naik sering menjadi penyebab inflasi Sulut tak terkendali,” ungkapnya. [gau]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here