Bandara Samrat Masih Layani 21 Penerbangan per Hari

0
412

METROklik Manado – Biasanya di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado dalam sehari ada 84 penerbangan, sekarang tinggal 21 penerbangan. Begitu juga penumpang biasanya sampai 8.000 orang setiap hari sekarang tinggal 500 orang saja per hari.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Sulut Lynda Watania, Rabu (08/04/2020).
“Pemprov Sulut dan seluruh Pemda di kabupaten dan kota tidak memiliki kewenangan untuk menutup bandara dan pelabuhan,” tegasnya.

Hal tersebut disampaikannya terkait keinginan sejumlah pihak untuk menutup bandara di Sulut selama pandemi virus corona atau Covid-19. Menurut Lynda, penutupan pelabuhan dan bandara adalah wewenang pemerintah pusat. Dalam hal menutup pelabuhan misalnya, Pemda harus mendapatkan persetujuan Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Begitu juga untuk penutupan bandara merupakan kewenangan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

“Berdasarkan surat Menteri Perhubungan kepada Mendagri Nomor. PL.001/1/4 Phb 2020 tanggal 6 April 2020 perihal operasionalisasi bandara dan pelabuhan dan prasarana transportasi lainnya maka penutupan bandara dan pelabuhan merupakan kewenangan pemerintah pusat,” kata Lynda, dikutip dari laman resmi Humas Pemprov Sulut.

Meskipun demikian, lanjut Lynda, pemerintah telah membatasi jam operasional penerbangan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan bagi seluruh penumpang pesawat.
Kendati jam operasionalnya dibatasi, bandara juga harus melayani penerbangan untuk penanganan kesehatan/medis (medivac evacuation) serta untuk mengangkut sampel untuk tes Covid-19.

“Jam operasional sudah dibatasi jam 6 pagi sampai jam 8 malam. Bandara tidak boleh tutup. Bandara harus terus operasi, karena tidak ada maskapai yang mau terbang hanya membawa sampel pemeriksaan covid untuk diteliti, lalu tidak muat penumpang, tentunya besar sekali untuk pengeluaran biaya operasionalnya,” kata Lynda. [gau]

IMG-20240617-WA0052

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here