METROklik – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut mendorong Pemkab Bolsel mengoptimalkan sistem keuangan digital yang inklusif dan transparan.
Hal ini mengemuka saat
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar High Level Meeting TP2DD dan Gebyar Pajak Bolsel 2025 bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara dan PT Bank SulutGo, di Komplek Perkantoran Panango pada 8 Mei 2025.
“Nilai indeks ETPD Bolsel berada di angka 95,2% pada semester II 2024, meningkat 6,9% dibanding semester sebelumnya dan menjadi kenaikan tertinggi di Sulawesi Utara” jelas Ircham Andrianto Taufick, Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia Sulut.
Sejalan dengan itu, capaian PAD Bolsel 2024 melampaui target hingga 109,46% dari pagu. “Digitalisasi terbukti memperluas basis pajak dan mendukung kenaikan PAD” ungkapnya.
Untuk meningkatkan implementasi ETPD, Pemda Bolsel melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Bank SulutGo Cabang Dumaligo terkait Rekening Kas Umum Daerah, meluncurkan kanal pembayaran PBB melalui Tokopedia, serta Gelar Pangan Murah (GPM) dengan pembayaran menggunakan QRIS.
kegiatan ini oleh Bank Indonesia, diisi dengan sosialisasi terkait cara pembayaran menggunakan QRIS dan Cinta Bangga Paham Rupiah, serta penyerahan penghargaan kepada Wajib Pajak, Desa, dan Kecamatan terbaik.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Bolsel menegaskan komitmennya untuk menjadi daerah yang mendukung digitalisasi pajak di Sulawesi Utara. Sinergi antara pemerintah daerah, otoritas keuangan, dan lembaga perbankan diyakini akan terus mendorong peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan sistem keuangan digital yang inklusif dan transparan. (hep)







