Dinsos Sulut Dukung Seminar Pengusulan Mendur Bersaudara Calon Pahlawan Nasional

0
1545

Mendur bersaudara

METROklik – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Propinsi Sulawesi Utara Andra K Mawuntu, mengapresiasi dan mendukung penuh Seminar Nasional dengan topik “Pengusulan Mendur Bersaudara (Alex dan Frans) Calon Pahlawan Nasional” yang rencananya akan dilaksanakan Senin, 3 November 2025 di Kawangkoan.

Hal ini disampaikan saat pengusul calon Pahlawan Nasional Mendur Bersaudara, Judie Turambi audensi dan berkonsultasi dengan Kepala Dinas Sosial Andra Mawuntu, Senin (6/10/2025) di Kantor Dinas Sosial Propinsi Sulut.

“Pemprov Sulut mengapresiasi dan sangat mendukung pelaksanaan Seminar Nasional Mendur Bersaudara Calon Pahlawan Nasional,” ujar Mawuntu.

Judie Turambi dan Andra Mawuntu

Dia menjelaskan, seminar salah satu tatacara pengusulan sebagaimana diatur dalam UU 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan untuk jadikan Mendur Bersaudara menjadi Pahlawan Nasional.

Mawuntu yang juga Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulut mengatakan, sudah saatnya sebagai warga Sulawesi Utara untuk bersama-sama mendukung kedua Tou Minahasa ini menjadi Pahlawan Nasional.

“Karya mereka melegenda yang telah mengabadikan peristiwa detik-detik proklamasi 17 Agustus 1945 adalah bukti otentik dan fakta sejarah akan peristiwa Kemerdekaan Republik Indonesia,” sebut Mawuntu.

Olehnya, lanjut dia, gelaran seminar tentang Mendur Bersaudara ini sangat dukung pelaksanaannya.

Diketahui, tempat pelaksanaan Seminar Mendur Bersaudara akan dilaksanakan di Kawangkoan.

Menurut pengusul Judie Turambi sengaja digelar di Kawangkoan ada tiga alasan

Pertama, Mendur Bersaudara (Alex dan Frans) keduanya lahir di Desa Talikuran Kawangkoan Kabupaten Minahasa, sehingga membahas akan perjuangan kedua tokoh menjadi menarik dan punya nilai tersendiri dibedah di daerah kelahirannya.

Kedua, agar masyarakat Kawangkoan khususnya akan lebih dekat dan tau persis Jasa, peranan dan karya Mendur Bersaudara jelang dan pasca kemerdekaan Republik Indonesia

Ketiga, pelaksanaan seminar mendapat kemudahan tempat dan fasilitas Zoom Meeting dari Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Kawangkoan dimana lewat zoom meeting Kementerian Sosial terundang mengikuti pelaksanaan seminar nasional ini.

Turambi mengatakan, hasil seminar akan dilanjutkan dan dibahas dalam Sidang (Tim Pengkaji dan Peneliti Gelar Daerah) Sulut dimana keduanya adalah Sekretaris Propinsi.

Kisah Heroik Mendur Bersaudara pada Proklamasi 1945

Pada pagi 17 Agustus 1945, dua fotografer, Frans Sumarto Mendur dan Alexius Impurung Mendur, diam-diam menuju rumah Soekarno di Jakarta. Mereka bekerja di kantor berita Jepang Domei dan mendengar kabar bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia akan diumumkan. Jepang baru saja kalah dari Sekutu, tetapi berita tersebut belum menyebar luas.

Saat proklamasi dimulai, Soekarno membaca teks kemerdekaan di hadapan beberapa orang, termasuk Mendur bersaudara. Frans berhasil mengambil tiga foto penting, yaitu Soekarno membaca teks, pengibaran bendera Merah Putih, dan suasana upacara. Setelahnya, mereka diburu oleh tentara Jepang.

Alex tertangkap, tetapi Frans berhasil melarikan diri dan menyembunyikan foto di dekat kantor Harian Asia Raya. Meskipun foto tidak dapat dipublikasikan segera karena sensor, perjuangan mereka membuahkan hasil. Foto proklamasi akhirnya dipublikasikan di Harian Merdeka pada 20 Februari 1946.

Kisah heroik Mendur bersaudara kini dikenal luas. Foto proklamasi kemerdekaan Indonesia yang mereka ambil menjadi simbol penting dalam sejarah bangsa. Keberanian mereka memastikan momen bersejarah ini dapat dikenang oleh seluruh rakyat Indonesia. (hep/*)

IMG-20260713-191945 IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here