Kepala PT Astra Internasional Wilayah IBT Tulus Pambudi saat memaparkan materi market share
METROklik – Meski pasar otomotif di Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) sedang lesu. Daihatsu masih kuasai market share di daerah ini, seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Market share penjualan mobil Daihatsu di Propinsi Sulut berada di 27 persen. Kita masih yang terbaik,” ujar Kepala PT Astra International Tbk Indonesia Bagian Timur (IBT) Tulus Pambudi, pada media gathering di Teras Sparta, Manado, Sabtu (18/10/2025).
Dia mengatakan, di tengah dinamika ekonomi dan pasar otomotif yang menurun sekitar 20 persen tahun ini, Daihatsu masih diunggulkan pemasarannya.
“Hingga Agustus 2025 penjualan mobil Daihatsu di Sulut baru di angka 486 unit. Capaian ini turun 23 persen jika dibandingkan penjualan tahun sebelumnya. Namun tetap optimis di dua bulan terakhir ini dengan adanya program Daifest 2025 dan momen Natal dan Tahun Baru, akan semakin bertumbuh,” ucapnya.
Lanjut Tulus, capaian Daihatsu di Sulawesi Utara selalu spesial dengan raihan market share terbesar dalam 16 tahun terakhir.
“Tahun lalu penjualan Daihatsu di Sulut mencapai 945 unit. Itupun mengalami penurunan jika dibanding tahun 2023 ketika Daihatsu bisa menjual 1.037 unit. Tahun 2022, penjualan Daihatsu di Sulut mencapai 1.281 unit,” bebernya.
Dilihat dari rata-rata penjualan bulanan, Tulus mengatakan, hingga Agustus 2025, penjualan Daihatsu 61 unit. Turun dibanding tahun lalu dengan rata-rata 79 unit. Sementara tahun 2022 dan 2023, penjualan rata-rata Daihatsu 107 dan 86 unit per bulan.
Sementara itu, Kepala PT Astra Internasional Cabang Kotamobagu, Sonny Lembong memaparkan Daihatsu selain menawarkan harga kompetitif dengan kualitas prima, efisiensi bahan bakar, serta perawatan dan suku cadang yang terjangkau, Daihatsu juga dikenal dengan daya tahan mesin yang kuat dan desain praktis yang cocok untuk kebutuhan perkotaan.
“Harga unit Daihatsu sangat sepadan dengan kualitasnya terjangkau, tapi bukan murahan. Seperti halnya jenis Sigra dan Ayla harganya terjangkau dan banyak diminati warga Sulut,” tegas Lembong. (hep)








