Direct Call Bitung–China akan Berdampak ke Wilayah Sekitar Gorontalo dan Malut

0
319

METROklik – Program Direct Call Bitung–China bukan hanya berdampak pada Sulut, tapi juga akan dirasakan oleh wilayah sekitar seperti Gorontalo dan Maluku Utara (Malut).

“Melalui skema tersebut, pengiriman barang dapat berlangsung lebih cepat, kualitas produk lebih terjaga, nilai jual meningkat, serta penerimaan pembayaran bagi eksportir menjadi lebih optimal,” ujar Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Sulbagtara, Adeltus Lolok.

Dia menjelaskan, Direct Call Bitung–China tidak hanya dipandang sebagai jalur ekspor langsung, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem ekspor kawasan yang lebih efisien, terintegrasi, dan berdaya saing.

“DJBC juga berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan Direct Call melalui edukasi dan pendampingan kepada pelaku ekspor,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Joko Supratikto, mengatakan terkait Program Direct Call Bitung–China, dengan pertumbuhan 5,54% (yoy) pada triwulan I 2026, Sulut memiliki tren pertumbuhan yang relatif stabil, tetapi masih dapat diakselerasi lebih tinggi melalui Penguatan Digitalisasi Daerah, Akselerasi Ekspor dan Impor Produktif.

“Juga dengan adanya Hilirisasi Komoditas Unggulan Ekspor, Pariwisata sebagai Sumber Pertumbuhan dan Peningkatan Kualitas Investasi,” terang Joko.

Dia menambahkan, program Direct Call Bitung China menjadi relevan sebagai salah satu katalis pertumbuhan ekonomi Sulut dalam meningkatkan efisiensi biaya transportasi, percepatan waktu logistik, memperluas akses pasar guna memperkuat daya saing komoditas unggulan. (hep)

IMG-20260713-191945 IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here