14 Hari Tanggap Darurat, Bencana di Kawasan Boulevard Amurang

0
459

METROklik – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), langsung menetapkan 14 hari tanggap darurat atas bencana alam Abrasi Pantai di Kawasan Boulevard, Kecamatan Amurang, tepatnya di kompleks tugu I’AM AMURANG pada Rabu (15/06/ 2022) siang.

Diinformasikan sekitar pukul 14.20 WITA bencana alam terjadi dikarenakan abrasi pantai sehingga mengakibatkan jembatan penghubung pantai Boulevard yang aksesnya dari kelurahan Ranoiapo, Uwuran Satu menuju ke Kelurahan Lewet, Bitung, Ranomea, dan Pondang terputus. Selain jembatan dan jalan, terpantau media ini sejumlah bangunan rumah warga, fasilitas publik serta sebagian kios pasar Amurang rusak parah bahkan ada yang tenggelam.

Hal ini langsung direspon oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Sekretaris Daerah Glady Kawatu ditugaskan langsung oleh Bupati Minahasa Selatan untuk meninjau langsung lokasi bencana yang terjadi.

Merespon hal ini, Sekretaris Daerah langsung menggelar Rapat terbatas dengan unsur Forkopimda Minsel kaitan dengan mitigasi atau penanggulangan bencana alam. Yang dihadiri oleh Kapolres Minahasa Selatan, Kajari Minsel juga Perwakilan Dandim bersama Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Minsel, untuk melakukan tindakan menyiapkan atau mendirikan tenda-tenda darurat sebagai Posko pengamanan, dan Dapur Umum untuk membantu warga yang dievakuasi. Serta memerintahkan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Royke Mandey SH untuk mensosialisasikan lewat media sosial kejadian bencana ini.

Setelah dikonfirmasi, hasil rapat dengan Forkopimda bersama Para Kepala Perangkat Daerah, menetapkan selama 14 Hari kedepan adalah Hari Tanggap Darurat, bahkan personil dari pihak terkait sudah menyiapkan tiga Posko dan Posko Induk di kelurahan Lewet, Posko pendataan korban dan bantuan bencana/logistik di Kelurahan Uwuran 1 Samping Bank Mandiri.

Terpantau media ini hingga saat ini, Kapolres Minsel bersama personel gabungan TNI/Polri, BPBD dan Instansi terkait lainnya, masih terus siaga di lokasi bencana. Camat Amurang telah mengkondisikan kepada masyarakat setempat untuk mengungsi ke Posko yang sudah disiapkan.

Sekda Minsel Glady Kawatu SH MSi, menyampaikan himbauan kepada warga agar menjauhi lokasi bencana mengingat potensi bencana susulan, guna mencegah terjadinya korban jiwa. Dan memahami kondisi seperti ini walapun sudah ditertibkan tapi evakuasi harus secepat mungkin dan memperhatikan barang penting untuk diamankan.

“Kami juga sudah menyiapkan lokasi posko pengungsian yang bertempat di Kantor Kelurahan Lewet dan Aula GMIM Sentrum Amurang,” ujar Glady sapaan akrab Sekda Minsel.

Diketahui, Kerusakan yang terdata sementara yaitu 15 rumah, 1 Jembatan, 1 Rumah Kopi, dan Icon Im Amurang.
Sementara itu seluruh Perangkat Daerah yang ditugaskan adalah Satuan Pol PP untuk membagi tugas menjaga lokasi bencana, Dinas Sosial telah menyiapkan dukungan logistik bagi pengungsi, Dinas Kesehatan telah menyiapkan petugas dan ambulance untuk mengantisipasi gangguan kesehatan dari pengungsi dan untuk sementara pasar Ikan akan direlokasikan dengan berkoordinasi pada Dinas Perdagangan dan Perusahan Daerah CWE.

Terpantau juga dilokasi Posko Bantuan, dimana Bupati Minahasa Selatan dalam Keluarga Besar Wongkar-Sumual memberikan bantuan berupa makanan kepada korban bencana. (bella)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here