METROklik – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon terus mengoptimalkan visi dan misi Walikota Caroll Senduk dan Wakil Walikota Sendy Rumajar, yakni Tomohon bersih dan berdaya saing.
Hal ini sebagaimana terungkap dalam konferensi pers yang difasilitasi Bagian Prokopim Setda Tomohon, Selasa (07/10/2025), menghadirkan
Kabag Administrasi Pembangunan Setdakot Tomohon Harriet Rumagit Marzan dan Kabag Organisasi Setdakot Tomohon Ingrid Palit. Hadir juga Kabag Prokopim Christo Kalumata.
Kabag Harriet dalam paparannya mengatakan, tugas pokok fungsinya (Tupoksi) OPD yang dipimpinnya, salah satunya program pengelolaan sampah yang tengah dijalankan pemerintah kota belum sepenuhnya membudaya di masyarakat. Kebijakan OPD masih berjalan sendiri-sendiri.
Selain itu, untuk menopang pelaksanaan Visi dan Misi dari Walikota Carol Senduk dan Wakil Walikota Sendy Rumajar untuk mewujudkan Tomohon Bersih dan berdaya saing.
“Selama ini sudah ada sejumlah program yang baik yang diinisiasi masyarakat dalam hal ini juga program TP-PKK yang telah menarik perhatian internasional sebagai Best Practice ASEAN dalam project ASUS Tahap II. Yakni Community composting atau compost bag di setiap lingkungan, PPSOT, bahkan ada juga integrated Farming (IF)/Program taman pangan berkelanjutan yang memanfaatkan hasil pengelolaan sampah sebagai pupuk organik, belum sepenuhnya terintegrasi dengan perencanaan,” papar Harriet.
Lanjutnya, program-program baik ini, perlu menjadi fokus bersama untuk terus dikembangkan. Pengelolaan sampah di Tara-tara Raya yang menjadi pilot project percontohan diharapkan kedepan dapat segera teraplikasi di seluruh kelurahan lain di Kota Tomohon, dengan menekankan koordinasi dan kerjasama semua pihak dengan melibatkan masyarakat.
Sementara itu, Kabag Ingrid Palit, dalam paparannya menyampaikan tupoksi Bagian Organisasi Setdakot Tomohon.
Ia menegaskan bahwa Bagian Organisasi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan daerah, pengkoordinasian perumusan kebijakan daerah, pengkoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah di bidang kelembagaan dan analisis jabatan, pelayanan publik dan tata laksana, serta reformasi birokrasi.
“Dalam rangka mengoptimal program Caroll-Sendy di bagian organisasi, telah mempersiapkan program berbasis digital,” terang Palit.
Dia menambahkan, program berbasis digital yakni program “SI BOS TOMOHON” (sistem informasi bagian organisasi Setda. Tomohon). Sistem digital ini terintegrasi, mudah di akses aman, akan mempermudah serta mempercepat pelayanan kinerja pengelolaan data analisis jabatan dibidang kelembagaan dan analisis jabatan bagian organisasi Setdakot Tomohon yang efektif, efisiensi, transparan, akuntabel dan responsif. (hep)







