METROkik – Perkembangan ekosistem digital di Sulawesi Utara semakin kuat. Hingga Maret 2026, jumlah merchant QRIS telah melampaui 373 ribu dengan lebih dari 555 ribu pengguna.
“Angka ini diproyeksikan meningkat hingga lebih dari 400 ribu merchant dan 640 ribu pengguna pada akhir tahun 2026. Pertumbuhan ini menandakan bahwa digitalisasi pembayaran telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat dan pelaku usaha di Sulut,” ujar Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Sulut, Ircham Andrianto Taufick.
Di sisi lain, kata dia, penilaian championship P2DD juga mengalami penyempurnaan. Pada tahun 2026 arah evaluasi semakin menitikberatkan pada kualitas dampak dan keberlanjutan kebijakan.
“Penilaian kini lebih menyoroti sejauh mana digitalisasi mampu meningkatkan transaksi non-tunai, memperkuat kepatuhan pajak, serta mendukung integrasi kebijakan digital dalam perencanaan pembangunan daerah,” jelas Ircham.
Dia mengatakan, selain itu, aspek penguatan ekosistem digital, pemanfaatan data dan sistem informasi, serta kebijakan yang mendorong peningkatan rasio pajak daerah (local tax ratio) juga menjadi penilaian. Perubahan ini menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi dari kualitas perubahan bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (hep)








