METROklik – Kolaborasi Bank Indonesia dengan Bank Mandiri dan Bank Sulut Gorontalo (BSG), dalam Sentra Kas Mitra (SKM) Utama, menjadi awal penguatan untuk memberikan layanan rupiah yang semakin optimal kepada masyarakat.
“Sentra Kas Mitra memiliki ruang lingkup layanan yang mencakup penyetoran dan penarikan uang Rupiah, pengolahan uang, penukaran uang Rupiah di dalam dan di luar kantor, edukasi mengenai Rupiah kepada masyarakat, serta kegiatan lain yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut Joko Supratikto.
Melalui cakupan tersebut, SKM Utama tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan likuiditas perbankan, tetapi juga mendukung pelaksanaan clean money policy dengan memastikan uang yang beredar di masyarakat berada dalam kondisi layak edar.
“Layanan penukaran dan edukasi Rupiah juga diharapkan dapat semakin mudah dijangkau oleh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, dan wilayah sekitarnya. Implementasi SKM Utama juga memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan layanan kas,” ungkap Joko.
Lanjut dia, melalui perluasan cakupan kerja sama yang turut mewajibkan SKM Utama untuk melaksanakan pengelolaan sesuai perjanjian kerja sama, petunjuk teknis, dan ketentuan Bank Indonesia. Serta menyampaikan laporan berkala dan/atau laporan insidental.
Di sisi lain, Bank Indonesia akan melakukan pemantauan langsung dan tidak langsung terhadap kepatuhan dan kualitas pelaksanaan layanan tersebut.
“Melalui penandatanganan ini, Bank Indonesia dan Sentra Kas Mitra Utama berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan perbankan guna menghadirkan layanan uang Rupiah yang aman, berkualitas, efektif, dan berkesinambungan sampai ke seluruh wilayah kepulauan Sulawesi Utara,” papar Joko. (hep)









