Literasi Keuangan Sulut Capai 69,98 Persen, di Atas Angka Nasional

0
7

METROklik – Tingkat literasi keuangan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) mencapai 69,98 persen, berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025–2026.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Watekhi, menyampaikan bahwa capaian tersebut berada sedikit di atas indeks literasi keuangan nasional yang tercatat sebesar 69,57 persen.

“Data hasil SNLIK menunjukkan indeks literasi keuangan Sulawesi Utara mencapai 69,98 persen, sementara secara nasional berada pada angka 69,57 persen,” ujar Watekhi.

Capaian tersebut menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat Sulut terhadap produk dan layanan keuangan formal relatif baik. Literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan, tetapi juga mencakup keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku dalam mengambil keputusan keuangan.

Dalam survei tersebut, indeks literasi keuangan konvensional Sulut juga tercatat sebesar 69,98 persen, lebih tinggi dibandingkan angka nasional yang berada di level 69,57 persen.

Namun, terdapat perbedaan cukup mencolok pada literasi keuangan syariah. Indeks literasi keuangan syariah Sulut tercatat sebesar 23,07 persen, sedangkan secara nasional mencapai 43,07 persen.

Kondisi ini menjadi catatan penting dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan, khususnya sektor keuangan syariah.

Menurut Watekhi, data tersebut dapat menjadi gambaran mengenai tingkat pemahaman masyarakat terhadap sektor keuangan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun program edukasi keuangan.

Peningkatan literasi keuangan diharapkan tidak berhenti pada kemampuan masyarakat mengenali produk keuangan, tetapi juga mendorong kemampuan mengambil keputusan finansial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Dengan demikian, tingginya literasi keuangan Sulut secara umum dapat menjadi modal untuk memperluas inklusi keuangan. Di sisi lain, rendahnya literasi keuangan syariah masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan edukasi dan sosialisasi lebih intensif kepada masyarakat. (hep)

IMG-20260713-191945 IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here