BI: QRIS Buka Jalan Pelaku Usaha Sulut Terhubung Ekonomi Digital

0
5

METROklik — Digitalisasi UMKM di Sulawesi Utara terus menunjukkan perkembangan. Salah satu indikatornya terlihat dari semakin luasnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana pembayaran dalam aktivitas usaha.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara, Joko Supratikto, mengatakan pemanfaatan QRIS menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM masuk dan terhubung dengan ekosistem ekonomi digital.

“Hingga Juli 2026, QRIS telah digunakan oleh 388 ribu merchant di Sulawesi Utara, dengan 95,36 persen di antaranya merupakan UMKM,” kata Joko.

Besarnya jumlah merchant tersebut menunjukkan pembayaran digital semakin diterima pelaku usaha, termasuk UMKM yang selama ini menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.

Tidak hanya dari sisi jumlah pengguna, aktivitas transaksi melalui QRIS juga menunjukkan nilai yang signifikan. Hingga Juli 2026, transaksi UMKM Sulawesi Utara melalui QRIS telah mencapai Rp3,5 triliun.

Menurut Joko, QRIS tidak sekadar memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi. Penggunaan pembayaran digital juga menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk terhubung lebih kuat dengan ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

Digitalisasi tersebut pada akhirnya membuka peluang bagi UMKM untuk meningkatkan tata kelola usaha, memperluas pasar, serta memperkuat kesiapan dalam mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan.

BI Sulut pun terus mendorong perluasan digitalisasi UMKM melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Semangat Mapalus atau gotong royong diharapkan melahirkan UMKM yang semakin adaptif, inovatif dan berdaya saing sehingga mampu tumbuh, naik kelas, serta menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” ungkap Joko. (hep)

IMG-20260713-191945 IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here