BNI Wilayah Manado Beri Kemudahan Nasabah Terkait Hedging

0
41

METROklik – PT Bank Negara Indonesia Persero (Tbk) Kantor Wilayah Manado terus berupaya memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengurangi risiko yang muncul. Atau yang mungkin akan timbul akibat gejolak pasar keuangan dengan program lindung nilai (Hedging).

“Untuk memenuhi kebutuhan nasabah tersebut, BNI menawarkan ragam produk lindung nilai yang dapat dimanfaatkan untuk melindungi aset, kewajiban maupun arus kas nasabah dari dampak negatif pergerakan pasar keuangan,” ujar Head of Region BNI Wilayah Manado Koko Prawira Butar-Butar.

Dia mengatakan,  dengan melakukan transaksi lindung nilai maka perusahaan akan terlindungi dari risiko kerugian kurs. Mengingat, kurs nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (USD) sangat fluktuatif.

“Keunggulan yang di tawarkan BNI adalah aplikasi BNI DigiHedge yang dapat diakses melalui website BNI di www.bni.co.id,” jelasnya.

Lanjut Koko, BNI menyediakan suatu sistem untuk mendiagnosa
kebutuhan lindung nilai nasabah sehingga dapat memberikan solusi transaksi lindung nilai yang tepat untuk memitigasi risiko yang terdeteksi.

Kemudahan akses terhadap berita dan data sekarang ini sedikit banyak dapat membantu nasabah untuk melakukan analisa terhadap arah pergerakan instrumen-instrumen pasar keuangan. Berdasarkan prediksi inilah para pelaku usaha maupun individu yang berkepentingan dapat menyusun rencana lindung nilai sesuai kebutuhannya. ‘BNI juga menawarkan kemudahan yang menarik untuk bertransaksi lindung nilai,” ungkapnya.

Koko mengatakan,  kalau sebelumnya nasabah yang akan melakukan transaksi lindung nilai harus memiliki fasilitas treasury line atau menyerahkan jaminan berupa marginal deposit yang diblokir dan diikat gadai sebesar 100 persen dari nilai transaksi. Saat ini, nasabah cukup menyiapkan marginal deposit sebesar sebesar 1.2 x FKK x nominal transaksi, dimana FKK (Faktor Konversi Kredit).

“Merupakan angka persentase yang menunjukkan besarnya risiko kredit yang timbul akibat transaksi forex atau derivatif untuk jangka waktu tertentu,” jelasnya.

“Khusus bagi nasabah yang selama ini sudah rutin melakukan transaksi forex dan transaksi lindung nilai dengan BNI, bisa mendapatkan keringanan besarnya marginal deposit yang harus diserahkan. Dengan adanya kemudahan ini, BNI yakin akan terus menjadi pilihan utama nasabah yang akan melakukan transaksi forex dan transaksi lindung nilai,” papar Koko.

Dia menambahkan, disamping solusi transaksi lindung nilai, tentunya juga memberikan berbagai alternatif solusi lain seperti forex Tom, Spot dan Forward sampai transaksi derivatif seperti Interest Rate Swap (IRS), Cross Currency Swap (CCS), Call Spread Option (CSO). “Sebagai pemain utama penyedia layanan transaksi lindung nilai di Indonesia, kami selalu
berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” tandasnya. (hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here