Temuan Baru, Wasek IWO Ikut Memilih Pengurus PWI Tomohon

0
273

METROklik – Pemilihan Pengurus PWI Tomohon periode 2023-2026 kembali menemukan keganjalan, yang terindikasi menyalahi aturan.

Temuan terbaru, hasil investigasi,  Micky Ratag yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Konferensi  PWI Tomohon dan telah ikut memilih,  ternyata adalah Wakil Sekretaris (Wasek) Ikatan Wartawan Online (IWO) Tomohon.

Nama dia tertuang dalam SK Kepengurusan IWO Tomohon tertanggal 10 Oktober 2022,  yang ditandatangani Yodhi Yudong sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IWO  dan Dwi Khristianto sebagai Sekretaris Jenderal.

Sementara yang dipersoalkan PWI Sulut hanya Cliff Manopo dan Adi Pontoan yang katanya telah masuk pengurus IWO Tomohon sesuai SK IWO. Diketahui kedua nama ini pendukung Sintya Bojoh  salah satu calon Ketua PWI Tomohon.

“Perlu diketahui 2 Nama Cliff Manapo dan Adi Pontoan, sdh hengkang dari PWI,  menjadi pengurus IWO.  Bukti otentik SK Pengurus IWO. Jadi, sesuai PD/PRT PWI Pasal 7, keanggotaan PWI dinyatakan gugur,” tegas Ketua PWI Sulut Vouke Lontaan, pada percakapan salah satu grup WA, Rabu (04/01/2023).

Ironisnya, dalam percakapan grup WA itu, awalnya Ketua PWI Sulut Vouke Lontaan, membantah jika Micky Ratag yang  adalah Wasek IWO Tomohon, masuk dalam DPT Konferensi  PWI Tomohon.

“Micky Ratag tak masuk DPT Peserta Konferensi PWI Kota Tomohon,” tegas Vouke, seraya melampirkan DPT tersebut dalam postingannya.

Hal ini  langsung mendapat tanggapan Robby Lumi. “Ini dang ketua,” kata Lumi, seraya melingkari nama Micky Ratag yang berada di nomor urut 11 dalam DPT Peserta Konferensi PWI Tomohon di postingan Vouke.

Ketua PWI Sulut yang mengetahui nama Micky Ratag memang masuk dalam DPT tersebut, langsung menyarankan agar menyurat ke PWI Pusat. “Kalau keberatan silahkan menyurat ke PWI Pusat. Terima kasih,” ujar Vouke.

Diketahui rentetan keganjalan lain yang terjadi pada Konferensi Kota ke-III PWI Tomohon, Jumat (30/12/2022) lalu.

Daftar Pemilih Tetap (DPT)  mengakomodir seorang pengurus salah satu Parpol Kota Tomohon. Atas nama Stenly Lasut yang diketahui aktif mengikuti dan mewakili Partai Golkar (sebagai Liaison Officer) dalam sejumlah agenda Sosialisasi oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Tomohon.

Terkait hal ini, Wakil Ketua PWI Sulut Jimmy Senduk sebagai pimpinan sidang pemilihan Ketua PWI Tomohon sempat menskors tahapan pemilihan.

Hanya saja, setelah berdiskusi dengan jajaran PWI Sulut dan klarifikasi kepada yang bersangkutan, akhirnya permintaan beberapa peserta Konferkot tidak dapat disetujui oleh pimpinan sidang. Mereka beralasan karena DPT telah ditetapkan beberapa saat sebelumnya.

Kemudian, PWI Sulut menggugurkan dua pemilik hak suara dari DPT Pemilihan Ketua PWI Tomohon. Yaitu atas nama Adi Pontoan dan Cliff Manopo, di mana telah masuk struktur kepengurusan IWO Tomohon.

Padahal, keduanya mengaku tidak pernah dilantik sebagai pengurus IWO Tomohon. Bahkan tidak tahu menahu kalau disertakan oleh Ketua IWO Tomohon Ardy Kalumata.

“Kami di situ hanya meliput. Kami juga tidak ikut pelantikan dan tidak memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota ) organisasi itu,” ujar mereka berdua.

Kejanggalan ketiga, adanya dua surat mandat atas nama Prise Haryono ditujukan masing-masing kepada Sintya Bojoh dan Donald Kuhon.

Setelah diklarifikasi oleh panitia kepada PWI Sulut, Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon hanya di meja registrasi langsung mengesahkan surat mandat Prise Haryono kepada Donald Kuhon.

“Sekretaris PWI Sulut mengesahkan surat mandat tersebut setelah menghubungi pemberi mandat dimaksud,” ujar Ivana Palit selaku panitia Konferkot ke-III PWI Tomohon yang juga didaulat sebagai salah satu pimpinan sidang pemilihan.


Belasan pendukung salah satu calon Ketua PWI Tomohon Sintya Bojoh, merasa kecewa dengan Konferensi tersebut, sehingga melakukan aksi walk aut, tidak lagi melanjutkan untuk memilih.

Ketua PWI Sulut Vouke Lontaan,  memberikan tanggapan soal  Stenly Lasut yang merupakan LO Parpol yang telah ikut memilih pada Konferensi tersebut. “LO yang disebut masuk dalam pengurus Parpol dalam Konferensi tidak dapat dibuktikan dengan SK Kepengurusan Parpol,” tepisnya. (hgp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here