BI Dukung Pemprov Sulut Targetkan Investasi di Sejumlah Sektor Strategis

0
6

METROklik – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menargetkan investasi pada sektor strategis, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan industri, proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pemilik proyek.

Langkah strategis Pemprov Sulut tersebut, mendapat dukungan dari Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulut.

“Sebagai langkah konkret, Pemprov Sulut dan Bank Indonesia terus mengembangkan RIRU untuk menghasilkan proyek investasi yang siap ditawarkan kepada calon investor atau investment project ready to offer (IPRO). Setiap proyek yang dipromosikan diwajibkan memenuhi prinsip clean and clear serta melalui proses kurasi yang ketat,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, dalam kegiatan Capacity Building RIRU, Rabu (17/6/2026).

Joko menjelaskan, upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan North Sulawesi Investment Challenge 2025 yang menghasilkan sejumlah proyek unggulan. Proyek-proyek tersebut mendapatkan pendampingan mulai dari penyempurnaan rancangan, peningkatan kapasitas tim pengembang, hingga penjajakan kerja sama dengan investor dan lembaga pembiayaan.

Diketahui, ada beberapa proyek yang saat ini didorong antara lain pengembangan kawasan industri perikanan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, pelabuhan perikanan di Kabupaten Kepulauan Talaud, layanan hemodialisis, serta proyek angkutan umum massal Buy The Service (BTS) Manado.

Menurut Joko, proyek BTS Manado menjadi salah satu proyek yang menunjukkan perkembangan paling signifikan. Pengembang proyek telah melakukan studi ke Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mempelajari tata kelola transportasi publik modern, termasuk penjajakan kerja sama dengan penyedia armada berbasis kendaraan listrik.

Selain pendampingan teknis, empat proyek unggulan tersebut juga telah difasilitasi melakukan konsultasi dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri guna memperkuat struktur proyek serta membuka peluang pembiayaan.

Pemprov Sulut dan Bank Indonesia juga memperluas jejaring internasional melalui forum investasi. Dalam North Sulawesi Investment Forum 2025, para pengembang proyek dipertemukan langsung dengan perwakilan sejumlah negara, termasuk Filipina, Australia, dan Nigeria untuk menjajaki peluang kerja sama investasi.

“Kita masih memiliki banyak pekerjaan untuk menyempurnakan proyek-proyek unggulan. Kemajuan yang ada saat ini menjadi pembelajaran agar proyek yang ditawarkan pada tahun 2026 semakin menarik bagi investor,” papar Joko. (hep)

IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here