Kredit Perbankan Sulut Tumbuh 3,08 Persen, DPK Melonjak 8,08 Persen

0
8

METROklik – Ketahanan ekonomi Sulawesi Utara turut tercermin dari kinerja intermediasi perbankan yang tetap terjaga. Hingga Juli 2026, penyaluran kredit perbankan di daerah ini mencatat pertumbuhan positif, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh lebih tinggi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto mengatakan, berdasarkan data hingga Juli 2026, kredit perbankan tumbuh 3,08 persen secara tahunan (yoy).

Di sisi lain, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 8,08 persen yoy. Perkembangan tersebut menunjukkan aktivitas penghimpunan dana masyarakat di perbankan tetap kuat di tengah dinamika perekonomian global dan domestik.

Pertumbuhan kredit juga menjadi salah satu indikator bahwa fungsi intermediasi perbankan masih berjalan dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi Utara.

Dalam paparan Bank Indonesia, kinerja intermediasi perbankan hingga Juli 2026 disebut masih kuat dalam mendukung aktivitas ekonomi.

Selain pertumbuhan kredit dan DPK, Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat 156,71 persen. Sementara itu, kualitas kredit masih terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 2,77 persen.

Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwa perbankan Sulut tetap menjalankan fungsi pembiayaan sekaligus menjaga kualitas kredit.

Joko menilai penguatan sektor keuangan menjadi bagian penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan kredit yang terus tumbuh dan penghimpunan dana masyarakat yang meningkat, perbankan diharapkan tetap mampu memperluas akses pembiayaan bagi dunia usaha, termasuk sektor produktif, sehingga ketahanan ekonomi Sulawesi Utara dapat terus diperkuat. (hep)

IMG-20260713-191945 IMG-20260526-215614 IMG-20260402-WA0079 iklan-HUT-prov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here