PKM Penanggulangan Demam Berdarah, Masyarakat Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Propinsi Sulawesi Utara

Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu provinsi yang rawan akan penyakit demam berdarah karena merupakan daerah endemis. Data statistik menunjukkan Kota Manado memiliki kasus demam berdarah terbanyak diantara Kabupaten/Kota di Sulut, dengan distribusi kasus terbanyak terdapat di Kecamatan Wanea.

Demam Berdarah adalah penyakit yang berbahaya karena apabila tidak terdapat penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang relatif singkat.

Kerjasama membersihkan Lingkungan dan pemberian alat kebersihan dan abate

Untuk itu Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, mengadakan pengabdian kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat Kelurahan Pakowa Lingkungan 1 dan 3.

Permasalahan di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea adalah adanya kasus demam berdarah dari tahun ke tahun. Kepadatan penduduk di daerah ini, kurangnya kesadaran untuk menanggulangi demam berdarah dan proteksi diri yang kurang, adalah beberapa hal yang menyebabkan tingginya kasus demam berdarah.

Selain itu peningkatan kasus setiap tahunnya berkaitan dengan sanitasi lingkungan dengan tersedianya tempat perindukan bagi nyamuk betina aedes aegypti yaitu bejana yang berisi air jernih (bak mandi, kaleng bekas dan tempat penampungan air lainnya)

Pengabdian masyarakat ini akan membantu masyarakat sasaran dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan terkait pencegahan penyakit demam berdarah. Masyarakat yang diberikan penyuluhan dan pelatihan diharapkan dapat menjadi kader untuk mempengaruhi keluarga dan masyarakat sekitar, dalam penangguangan penyakit demam berdarah. Penyuluhan  yang diberikan antara lain; pengetahuan tentang penyakit demam berdarah, vektor nyamuk perantara penyakit, dan pencegahan demam berdarah.

Pelatihan kepada masyarakat yang dilakukan adalah pelatihan 3M plus dan pelatihan juru pemantau jentik (jumantik) atau adanya 1 rumah 1 jumantik. Selanjutnya bersama-sama warga akan membersihkan lingkungan sebagai upaya memberantas sarang nyamuk.

Pelaksana dr. Linda M. Tompodung, MPdKed dan dr. Christilia G. Wagiu, MKes mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan PKM yang sudah berlangsung dengan baik karena kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah setempat. (*)

(Visited 31 times, 1 visits today)
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan